Tanah Kavling Kredit dan Tunai: Tips yang Diperlukan

Anda tertarik membeli tanah kavling? Ingin berinvestasi di bidang properti dengan membeli tanah kaving? Atau Anda belum tahu apa maksud dari tanah kavling? Mari kita pelajari bersama. Tanah kavling adalah tanah atau sebuah bidang tanah yang sengaja oleh pemiliknya dibagi menjadi beberapa bidang tanah dan dilalukan pemecahan sertifikat. Hal tersebut dapat dilakukan oleh pemilik tanah perorangan atau oleh badan usaha yang telah sah dan terdaftar, seperti para pengusaha perumahan dan real estate. Pemecahan sertifikat sebidang tanah tersebut dapat berasal dari satu sertifikat induk, atau dari sertifikat induk yang merupakan gabungan sertifikat milik beberapa orang yang kemudian dibagi kembali menjadi beberapa bagian dengan ukuran tertentu. Penjualan tanah kavling kredit saat ini sedang marak dilakukan menyasar konsumen yang ingin memiliki tanah namun belum memiliki cukup uang untuk membeli secara tunai.

Tips membeli tanah kavling
Jika Anda ingin membeli tanah kavling baik dengan kredit maupun tunai yang pertama harus Anda lakukan adalah teliti dan jeli sebelum memutuskan untuk membeli tanah pilihan Anda. yang paling utama yang harus Anda ketahui pastinya adalah status tanah tersebut. Bagaimanan legalitasnya dan kelengkapan surat-surat nya agar Anda tidak tertipu dan memdapatkan tanah dengan dokumen yang lengkap dan sah. Sebenarnya jika Anda penasaran dengan perbedaannya, tidak ada peredaan membeli tanah biasa dengan tanah kaving kredit maupun tunai ini. Ketentuan serta persyaratan yang diperlukan untuk membeli dan menjual pun sama. tanah akan sah dan dapat diperjual belikan jika subyek hukum yang bersangkutan yakni penjual dan pembeli merupakan subyek hukum yang sah secara hukum.

Perbedaan yang mendasar dari sebuah tanah kavling dan tanah biasa adalah pemiliki tanah, dalam hal ini pengembang daerah tersebut telah membuat patok-patok yang tertata sedemikian rupa dengan penyusunan tiap tanah yang dibagi tersebut memiliki tata letak yang rapi dengan membangun jalan sekitar lingkungan kavling, menyiapkan ruang untuk membangun fasilitas umum dan fasilitas sosial, serta mengurus kelengkapan lain yang diperlukan. Dengan membeli tanah kavling kredit maupun tunai Anda mendapatkan kemudahan terutama dalam hal pengurusan legalitas, akses ke tanah yangkita beli tersebut, serta fasilitas pendukungnya.

Baca juga   Keuntungan Bisnis Jual Tanah Kavling

Mekanisme jual beli pun harus disesuaikan dengan regulasi hukum yang berlaku agar tanah yang dijual atau dibeli dianggap sah secara hukum. Kelengkapan hal hal yang berkaitan dengan legalitas dan dokumen lain yang mendukung seperti ijin membangun bangunan dan sebagainya. Dokumen pendukung juga perlu di cek karena untuk dapat melakukan perombakan, pengubahan, atau pengalihfungsian sebuah lahan tertentu perlu mengikuti alur perijinan yang tidak mudah dan berlapis-lapis. Walaupun membeli tanah kavling kredit tanpa DP sekalipun hal tersebut tidak boleh Anda lewatkan.

Anda dapat dengan sederhana mengecek apakah sebuah surat tanah tersebut asli atau tidak dengan memeriksanya di Badan pertanahan Nasional (BPN). Pengecekan lain yang perlu dilakukan adalah apa yang dapat dilalukan dengan tanah yang akan Anda beli dengan mengecek regulasi yang diberlakukan oleh pemerintah daerah setempat serta berlandaskan undang-undang pertanahan yang penjalanannya dilakukan oleh BPN. Peraturan tersebut misalnya menyangkut alih fungsi lahan contohnya merubah area persawahan menjadi area pemukiman, pada masalah ini perijinan baru dapat turun sekitar 6 bulan dan tidak semua tanah tersebut dapat dikeringkan atau dijadikan area perumahan, tergantung regulasi masing-masing daerah. Pastikan itu semua agar Anda tidak menyesal membeli tanah kavling kredit maupun tunai.