Cara Mudah Membuat Larutan Nutrisi Hidroponik

By | December 29, 2016
Larutan Nutrisi Hidroponik

Hidroponik merupakan salah satu cara menanam yang sudah banyak ditemui. Cara menanam tanaman pada umumnya menggunakan tanah sebagi media tanam. Namun, berbeda dengan hidroponik. Hidroponik merupakan cara menanam atau budidaya tanaman dengan menanfaatkan air sebagai media tanam. Sama seperti tanaman yang lainnya, hidroponik juga membutuhkan suatu larutan nutrisi hidroponik. Nutrisi memang sangat diperlukan untuk tanaman. Karena tanaman membutuhkan suatu unsur hara baik yang makro atau mikro. Unsur makro yaitu unsur-unsur yang dibutuhkan oleh tanaman dalam jumlah yang cukup besar. Sedangkan unsur mikro merupakan unsur yang dibutuhkan dalam jumlah kecil.

Beberapa unsur hara yang dibutuhkan dalam jumlah besar yaitu nitrogen (n), kalsium (ca), kalium (K), phospor (p) hingga magnesium(mg) dan sulfur(s). Unsur-unsur tersebut merupakan unsur yang paling dibutuhkan tanaman untuk tetap berkembang dari vase satu ke vase yg lainnya. Selain unsur makro, unsur mikro juga sangat dibutuhkan pada suatu tanaman.unsur mikro pada tanaman hidroponik yaiti besi (fe), clor (co), mangan (mn), dan zink atau seng (zn). Beberapa unsur tersebut ada beberapa yang bisa didapatkan dari tanah yang subur atau dari pupuk. Selian bisa didapatkan dari pupuk atau tanah, Anda juga bisa membuat cairan atau larutan nutrisi untuk tanaman hidroponik sendiri.

Cara Membuat Larutan Nutrisi untuk Tanaman Hidroponik
Untuk membuat larutan nutrisi untuk tanaman hidroponik, Anda harus menyiapkan beberapa bahan dan alat terlebih dahulu. Bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat 20 liter larutan nutrisi yaitu pupuk urea sebanyak 1000 Gram, pupuk NPK sebanyak 1000 Gram, pupuk KCL sebanyak 1000 Gram dan pupuk Growmore 50 gram. Adapun beberapa alat yang harus dipersiapkan untuk membuat caira nutrisi untuk tanaman hidroponik. Untuk membuat kurang lebih 20 liter, pastikan Anda telah menyiapkan ember atau tempat yang memiliki volume 20 liter, ember dengan volume 100 liter, timbangan digital untuk mnimbang bahan-bahan, alat pengaduk dan air sumur. Selain menggunakan air sumur, Anda juga bisa menggunakan air sungai atau air PAM. Namun, jika Anda memilih untuk menggunakan air PAM, pastikan Anda telah mengendapkannya selama 7 hingga 10 hari agar air tersebut telah murni.

Baca juga   Hidroponik Pipa, Metode Bertanam yang Mudah untuk Pemula

Setelah beberapa alat dan bahan sudah siap, Anda bisa memasukkan semua bahan yang telah disiapkan kedalam ember 20 liter. Setelah itu, tuangkan air murni atau air sumur atau air sungai 20 liter kedalam ember. Pastikan Anda menuangkannya sedikit demi sedikit sembari mengaduk larutan tersebut. hal tersebut agar larutan tercampur dengan rata. Pastikan Anda mengaduk larutan tersebut hingga tidak ada pupuk pada larutan yang mengendap atau mengkristal. Setelah itu, tuangkan larutan nutrisi hidroponik 20 liter tersebut kedalam ember 1000 liter dan tuangkan air sumur hingga ember penuh. Setelah penuh, maka larutan tersebut sudah bisa digunakan untuk menutrisi tanaman hidroponik Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *