JENIS BUNGA POTONG SEGAR UNTUK GREEN HOUSE YANG LARIS DIPASARAN

Fenomena budidaya bunga potong belakangan ini semakin laris di industri pertanian hortikultural. Masyarakat semakin sering menggunakan bunga untuk beberapa acara atau pun untuk dijadikan hadiah. Bukan hal aneh jika bunga potong ini menjadi sangat laris, tampilannya memang indah, mudah dirangkai, dan tentunya kesegarannya pun terjaga. Dalam pendistribusiannya, bunga potong memiliki karakterististik mutu meliputi diameter bunga, jumlah bunga perkuntum, panjang tangkai, dan diameter kuntum bunga. Sehingga kualitas dan harga bunga potong bisa sebanding.

Pemeliharaan bunga potong lebih seringnya dikembangkan di green house mulai dari tahap nursery hingga tahap produksi demi menjaga kesegaran dan pemenuhan nutrisinya. Jenis bunga potong segar untuk greenhouse cukup beragam, diantaranya bunga krisan, mawar, anyelir dan masih banyak lagi. Berikut jenis bunga potong Jakarta yang laris dipasaran :

  1. BUNGA GLADIOL
    Pecinta tanaman hias pasti sudah tidak asing mendengar nama bunga ini. Bunga gladiol jika diproduksi sebagai bunga potong memiliki nilai ekonomi dan estetika yang tinggi. Bunga ini lebih sering digunakan sebagai dekorasi ruangan. Sehingga, banyak kantor dan hotel yang menjadi langganan bunga gladiol. Bunga ini dapat menjaga kesegarannya hingga 10 hari setelah pemotongannya. Dengan catatan, bunga dipotong ketika kelopaknya baru saja mekar sempurna.
    Meskipun jenis bunga potong segar untuk greenhouse ini laris di Jakarta, nyatanya bunga gladiol lebih mudah tumbuh di daerah Jawa Barat seperti Bandung, Sukabumi atau Cianjur. Gladiol juga terbilang cocok dengan iklim di Indonesia. Sehingga, bunga ini dapat tumbuh sepanjang tahun.
  2. BUNGA KRISAN
    Kharisma bunga krisan telah lama dikenal masyarakat Indonesia. Bunga ini lebih dikenal dengan nama bunga seruni. Bunga yang berasal dari dataran Cina ini kini banyak dibudidayakan di Indonesia. Perusahaan bunga PT Alam Indah Bunga Nusantara merupakan salah satu supplier bunga terbesar di Jawa Barat yang jual bunga potong jenis krisan. Disana mereka menggunakan green house panel buatan Belanda.
    Bunga krisan yang merupakan jenis bunga potong segar untuk greenhouse ini memiliki 2 jenis, yaitu jenis spray dan jenis standart. Krisan jenis spray memiliki 10 hingga 20 kuntum bunga dalam satu tangkainya. Sedangkan krisan jenis standart hanya terdapat satu kuntum besar pada setiap tangkai dan jenis ini yang paling mudah dijumpai. Umur panen bunga krisan berbeda-beda tergantung jenisnya. Khusus untuk perawatan krisan jenis standard, harus dilakukan pencondongan dengan cara melindungi mahkota bunga dengan kertas. Hal ini bertujuan agar kelopaknya tidak berguguran hingga ke tangan konsumen. Dalam masa penanamannya pun bunga ini diikat tali agar batangnya tumbuh tegak. Jenis bunga potong segar untuk greenhouse jenis ini pun bisa dipanen dari hari ke 3 – 4 sebelum kelopaknya mekar penuh dan sebaiknya dilakukan di pagi hari saat tanahnya lembab. Jika pun ingin memanen di siang hari atau dalam keadaan tanahnya kering, Anda dapat menyiramnya terlebih dahulu agar bunga yang dipotong tidak menjadi layu. Setelah di panen, bunga krisan harus tetap disimpan di tempat yang sejuk agar kesegarannya tidak berkurang hingga sampai ke tangan konsumen.
Baca juga   Rincian Harga Pembuatan Green House

Itulah jenis bunga potong segar untuk green house yang paling laris di pasaran. Jenis bunga potong lainnya yang mendominasi di pasaran antara lain bunga sedap malam, anyelir, mawar, anggrek dan gerbera. Kriteria mutu setiap bunga juga menjadi karakteristik bunga yang siap di jual. Dengan begitu, konsumen dapat memiliki bunga berkualitas baik.