LEBIH MURAH NAMUN TETAP INDAH, PILIH GREEN HOUSE BAMBU!

Seperti yang banyak dijabarkan, pengertian green house adalah bangunan konstruksi yang dibangun untuk memanipulasi lingkungan sekitar tanaman agar lebih stabil. Green house juga memiliki beragam jenis yang masing – masing berbeda fungsi, material, dan tentunya beda harga. Semua kualitas green house pun dilihat dari umur pemakaiannya. Untuk beberapa material green house, terdapat yang berumur panjang dan ada juga yang usianya relatif singkat. Nah, di Indonesia khususnya, kita lebih akrab dengan 3 jenis green house ini yaitu green house dari bambu, green house kayu dan green house besi atau baja ringan. Namun, topic kali ini kita akan membahas mengenai green house bambu.

GUNAKAN JASA PEMBUAT GREEN HOUSE
Untuk membangun green house bambu sebenarnya bisa Anda lakukan sendiri. Namun, jika ragu akan kemampuan konstruksi bangunan Anda, silahkan memanggil jasa pembuat green house. Terlebih lagi ketika Anda berniat membuat green house hidroponik. Anda pasti akan ditawari untuk membuat green house dari bambu atau dari besi ringan. Sebenarnya, untuk penanaman dengan teknik hidroponik ini bahkan sudah dapat dilakukan tanpa green house.

Cara membuat sendiri green house dari bambu sangat mudah. Ikuti langkah berikut ini :

  • Pertama, buatlah kerangka menggunakan bambu tersebut hingga menyerupai kerangka rumah. Model kerangka bisa Anda kreasikan sendiri dengan menyesuaikan lahan dan biaya yang Anda siapkan. Agar kokoh, tiang utama kerangka sebaiknya diberikan dudukan cor.
  • Selanjutnya, tutupi kerangka dengan paranet. Paranet ini yang akan menghalau hama dari luar.
  • Kemudian buatlah bedeng sesuai kebutuhan Anda.

Sebelum membangun green house bambu, alangkah lebih baiknya jika Anda mengetahui kelebihan dan kekurangan tipe green house yang satu ini.

Baca juga   5 Langkah Mudah Membuat Mini green house

Kelebihan green house dari bambu

  • Biaya pembuatannya cenderung lebih murah disbanding konstruksi tipe green house lainnya. Biaya pemasangannya pun jauh lebih murah berkisar hingga 110 ribuan per meter persegi.
  • Mudah diaplikasikan untuk beberapa banyak bentuk green house. Sebab, material bambu terbilang elastic dan lentur sehingga mudah bereksperimen dengan bentuknya.
  • Material mudah di dapat, dan menghasilkan bentuk yang artistic dengan nilai aestetika yang tinggi. Kesan alami juga didapatkan dari green house tipe ini.

Kekurangan green house dari bambu

  • Usia penggunaannya relative singkat. Tingkat kekokohan rangka green house dari bambu adalah yang paling mudah roboh jika dibandingkan dengan konstruksi green house lainnya. Belum lagi jika musim hujan melanda. Angin kencang dapat menggoyahkan kerangka green house Anda.
  • Material bambu dapat menjadi tempat tinggal hama dan jamur. Bambu yang sering basah saat musim hujan tentunya akan sangat berpeluang menjadi tempat tinggal hama dan jamur.

Penggunaan green house bambu tidak melulu hanya digunakan untuk penanaman skala kecil. Di daerah Cihideung, Bandung Barat, masyarakat menggunakan bambu untuk membuat kerangka rumah plastic atau green house bunga potong. Kerangka bambu didesain dengan konstruksi yang detail sehingga menjadi kokoh tidak kalah dengan green house aluminium. Rangka aluminium harus diakui lebih memiliki umur panjang dibanding green house bambu ini. Namun, rangka aluminium terlihat kaku dan monoton. Beda dengan green house bambu yang lebih menarik dan indah.

Itulah sedikit informasi mengenai green house bambu. Semoga informasi di atas bisa menambah wawasan Anda. Selamat menanam!