CARA MENANAM TANAMAN ORGANIK DI GREEN HOUSE

Tanaman organik adalah tanaman yang dibudidayakan menggunakan bahan alami tanpa zat kimia buatan. Banyak tanaman yang tumbuh di Indonesia yang dapat dibudidayakan dengan cara menanam tanaman organik di green house antara lain buah-buahan, sayur mayur dan rempah-rempah dan masih banyak lagi lainnya. Tanaman organik diklaim lebih sehat dibandingkan tanaman yang ditanam secara konvensional. Bukan tanpa alasan, sebab semua prosesnya bebas dari campuran bahan-bahan kimia. Untuk beberapa tumbuhan memang ada yang tahan terhadap serangan hama seperti sawi, selada atau kangkung. Namun, bukan halangan lagi jika Anda tetap ingin menanam tanaman yang rentan terserang hama. Karena Anda bisa menggunakan green house. Green house melindungi tanaman Anda dari hama sehingga Anda tidak memrlukan pestisida lagi. Sebentar akan kita bahas mengenai cara menanam tanaman organik di green house.

BUDIDAYA SAYURAN DALAM POLYBAG
Cara pembudidayaan tanaman organik dapat dilakukan pada dua media tanam yaitu menggunakan pot atau polybag. Media tanam bagi tanaman organik sangat menentukan kualitas hasil panennya ke depan. Sebab, penggunaan media tanam polybag atau pun pot akan sangat menjaga kualitas nutrisi tanah yang merupakan salah satu prinsip tanaman organik itu sendiri. Nutrisi yang digunakan pun bukan dari pupuk kimia melainkan menggunakan pupuk alami seperti pupuk kompos atau humus. Kompos yang digunakan untuk cara menanam tanaman organik di pot maupun polybag adalah kompos yang telah matang. Kompos yang belum matang sangat mudah menjadi media tumbuhnya hama.

Prinsip cara menanam tanaman organik di green house selanjutnya adalah terbebas dari serangan hama. Nah, disinilah kegunaan shading net pada greenhouse. Shading net ini akan mengahalangi hama yang akan masuk ke dalam area green house. Dengan begini, Anda tidak memerlukan pestida lagi.

Baca juga   PILIHAN MATERIAL ATAP GREEN HOUSE

CARA MENANAM SAYURAN SAWI ORGANIK
Seperti tahap penanaman konvensional, cara menanam tanaman organik di green house pun memiliki 4 tahap yaitu persiapan lahan, persemaian, penanaman, dan pemanenan.

  1. Tahap persiapan lahan
    • Ambil tanah subur dan gembur kemudian ayak hingga menjadi butiran halus.
    • Kemudian campurkan dengan pupuk kompos dan arang sekam dan ayak hingga tercampur merata dengan perbandingan tanah, pupuk kompos, dan arang sekam sebesar 2 : 1 : 1.
    • Selanjutnya masukkan tanah tersebut ke dalam polybag atau pot sesuai keinginan Anda.
  2. Tahap persemaian
    • Setelah mendapatkan bibit sawi yang diinginkan, lakukan persemaian.
    • Tanam bibit di tempat persemaian bisa menggunakan pot kecil, polybag, atau kotak kayu.
    • Pastikan posisi tiap bibit sawi tersebut berjarak satu sama lain sekitar 1-3 cm.
    • Kemudian, siram setiap pagi dan sore selama masa penyemaian. Biasanya masa penyemaian bibit sawi menghabiskan waktu sekitar 3-4 minggu.
  3. Tahap penanaman
    • Setelah disemai sekitar 3-4 minggu, Anda dapat memindahkannya ke polybag atau pot penanaman.
    • Pastikan polybag atau pot terisi penuh dengan tanah yang telah Anda campurkan di tahap pertama tadi hingga menyisahkan sedikit ujung polybag dan ujung pot saja.
    • Pindahkan bibit sawi dengan hati-hati dan pastikan tidak merusak perakaran bibit.
    • Kemudian sirami air bibit sawi Anda dan berikan pupuk organik tiap minggunya sebagai nutrisi tambahan.
  4. Tahap pemanenan
    • Sawi Anda siap dipanen setelah berusia 2 bulanan.
    • Pemanenan bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan mencabut seluruh sawi atau dengan cara menggunting daunnya saja.

Itulah cara menanam tanaman organik di green house mudah bukan? Sekarang hidup sehat sudah menjadi trend di masyarakat. Jadi, apa salahnya jika Anda memulai hidup sehat dengan mengkonsumsi sayuran organik dari sekarang. Selamat hidup sehat, selamat menanam!

Baca juga   Inspirasi Gambar Green House Dari Bambu