CARA MENANAM CABE DI GREEN HOUSE, PATUT ANDA COBA!

Cabe merupakan tanaman yang friendly. Kenapa dikatakan seperti itu? Sebab, cabe dapat tumbuh di daerah manapun. Cabe dapat tumbuh di dataran rendah dan dapat bertahan juga di dataran tinggi sekalipun. Tidak heran, bila Indonesia Cara menanamnya pun ada 2 jenis yaitu cara menanam cabe di green house dan secara konvensional tanpa green house.

BUDIDAYA CABE DI GREEN HOUSE LEBIH CEPAT PANEN?
Era semakin modern, petani Indonesia kini telah mengenal green house yang merupakan bangunan pelindung tanaman dari serangan hama, polusi dan gangguan cuaca. Green house menjaga kestabilan suhu dan kelembaban tanah dan tumbuhan di dalamnya. Meskipun begitu, dindingnya tetap didesain untuk tembus cahaya agar proses fotosintesis tumbuhan tidak terhambat. Cara menanam cabe rawit di green house memiliki 4 tahap utama yaitu tahap persiapan, tahap penyemaian, tahap penanaman dan pemeliharan, dan tahap memanen.

1. Tahap persiapan lahan

    Pertama, dibutuhkan bedengan (gundukan) dengan lebar 1 meter, panjang 10-20 meter dan tinggi sekitar 30 cm. Panjangnya bisa disesuaikan dengan panjang green house Anda. Atur tiap bedengan sejauh 1 m. Kemudian taburi pupuk kandang sebagai nutrisi untuk tanamannya. Setiap bedeng diantarai dengan saluran pembuangan air agar air yang berlebih tidak mengendap dan merusak akar cabe. Biasanya di setiap green house telah dibuatkan bedeng seperti ini.

2. Tahap penyemaian

  • Semaikan benih cabe dalam wadah persemaian yang biasa disebut tray.
  • Sebelum itu, rendam benih cabe dalam larutan 200ml air yang dicampur 3 tetes enzim SolBi dari jam 8 malam hingga jam 7 pagi keesokan harinya.
  • Kemudian pilih benih yang tenggelam saat perendaman semalam untuk ditanam pada tray yang telah diisi tanah dan pupuk kandang halus.
  • Semprot sekali sehari selama penyemaian.
  • Bibit cabe boleh dipindahkan ke bedengan ketika berusia 15 hari atau telah memiliki 5 helai daun dengan tinggi 7-8 cm. Cara menanam cabe di green house biasanya lebih cepat dari 15 hari tersebut.
Baca juga   PILIHAN MATERIAL ATAP GREEN HOUSE

3. Tahap penanaman dan pemeliharaan

  • Basahi bedengan.
  • Cara tanam cabe rawit yang benar adalah tidak mencabutnya dari tray, namun renggangkan saja tray agar bibit dapat dikeluarkan tanpa merusak perakaran.
  • Letakkan bibit ke dalam lubang tanam.
  • Siram bibit cabe 2 kali seminggu lakukan 2 kali penyiangan gulma 2 kali selama masa penanaman membersihkan bibit cabe dari tumbuhan lain dan tidak memaksimalkan nutrisi yang diterima bibit cabe.
  • Untuk pemupukan, lakukan 2 kali sebulan menggunakan pupuk sintesis NPK Mutiara (Berwarna biru) atau NPK Cantik (berwarna putih). Tambahkan pula enzim SolBi dengan dosis 1 kg enzimSolBi, 30 ml pupuk BPK, dan 200 ltr air kemudian larutkan.

4. Tahap memanen

  • Panen perdana bisa dilakukan saat 2 bulan setelah menanam jika menggunakan cara menanam cabe rawit di green house.
  • Petik buah cabe dengan tangkainya untuk menjaga kesegarannya.
  • Buah tidak perlu dicuci jika masih akan didistribusi. Dengan begitu, cabe dapat bertahan untuk 2 minggu di suhu ruangan normal dan bertahan sampai 45 hari jika disimpan di freezer.

Nah, tertarik membuat green house cabe? Selamat mencoba!